Diancam Badik Kemudian Diperkosa
1 min read
NK di hadapan polisi, menceritakan, dirinya saat itu berkenalan dengan Suardi yang juga sesama penumpang. Sesampainya di Jalan AP Pettarani-Alauddin Makassar, korban yang belum mengetahui seluk beluk jalan di Kota Makassar itu hendak mencari angkutan kota yang mengarah Jalan Perintis Kemerdekaan.
Dengan dalih hendak membantu korban, Suardi kemudian mengajak korban untuk sama-sama menumpangi angkutan kota tujuan Kampus Unhas. Dalam perjalanan, tersangka dan korban pun kian akrab.
Sesampainya di kampus Unhas, tersangka membujuk korban untuk sama-sama turun di dekat Fakultas Pertanian. "Alasannya tersangka karena hendak mengambil barang saat itu, "kata Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea, Iptu Syaharuddin, Senin, 5 Juni.
Dengan ancaman sebilah badik, tersangka kemudian membawa korban di Kebun Buah Naga di dalam kampus tersebut dan memperkosa korbannya, Sabtu petang sekira pukul 17.00 Wita.
Usai melakukan aksi bejatnya itu, tersangka kemudian membawa korban dengan menumpangi angkutan kota dan menurunkan korban di depan salah satu mal di Jalan Perintis Kemerdekaan.
Korban dengan bantuan warga, kemudian melaporkan kejadian yang menimpanya itu ke Polsek Tamalanrea. Tidak cukup 24 jam, akhirnya tersangka dapat diringkus di salah satu warung makan di Jalan Perintis Kemerdekaan.
Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea, Iptu Syaharuddin menjelaskan, setelah korban melapor, tim Resmob Polsek Tamalanrea bergerak cepat mencari keberadaan tersangka yang juga warga Desa Borongloe, Kecamatan, Pajjukukang, Kabupaten Bantaeng itu.
Akhirnya, tambah dia, tersangka diringkus di salah satu warung makan di Jalan Perintis Kemerdekaan pada Minggu dini hari, 4 Juni, sekira pukul 02.00 Wita.
Kapolsek Tamalanrea, Kompol Aisyah Saleh, menjelaskan, sesampainya di Unhas, tersangka langsung bertindak, korban diajak masuk ke dalam semak-semak, tepat di belakang Fakultas Pertanian Unhas, Perkebunan Buah Naga.
Korban, kata Aisyah, sempat melakukan perlawanan, namun korban diancam menggunakan sebilah badik, bahkan tersangka juga sempat melukai tangan korban.
"Guna proses pemeriksaan lebih lanjut polisi juga mengamankan barang bukti berupa celana korban yang robek, celana dalam korban, serta sebilah badik yang di gunakan pelaku melukai korbannya,"bebernya. (*)
Klik dan Baca Berita Terkait
