Nyaris Tikam dan Aniaya Warga, Dua Remaja Diringkus Polisi
1 min read
Kemarin.
Belakang diketahui, Bahwa dua anak itu berinisial EAP (16), berstatus pelajar, warga jalan Manggis dan rekannya berinisial AR (17) warga MT. Haryono, Watampone.
Peristiwa itu bermula saat korban sedang menikmati dan menghabiskan waktu malam minggu bersama sang istri, tiba-tiba dihampiri oleh dua orang pemuda dan berkata dalam bahasa bugis "Magai" yang artinya "Kenapa", melihat pelaku mengeluarkan badik dan nyaris ditikam, Basri pun kemudian berlari ke area Podium lapangan merdeka.
Namun korban terjatuh, lalu dikeroyok dan merasakan benda keras menghantam kepalanya yang mengakibatkan Basri mengalami luka robek pada kepala bagian atas.
Berselang beberapa menit, korban pun omenyambangi Polsek Tanete Riattang, guna melaporkan tindakan pengeroyokan terhadap dirinya yang awalnya dilakukan oleh dua orang misterius tersebut.
Berdasarkan dari laporan itu, Polsek Tanete Riattang di bawah pimpinan Kompol A. Asdar, A.Md langsung melakukan koordinasi dengan tim Reserse Mobile (Resmob) Polres Bone untuk melakukan pengejaran terhadap para pelaku.
Kurang lebih dari 3 jam, akhirnya kedua pelaku berhasil di amankan oleh aparat berpakaian preman yang dipimpin Ipda Putut Yudha Pratama, S.Tk, Minggu dini hari (16/7) pukul 03.05 Wita. Di hadapan aparat, Keduanya mengaku telah melakukan penganiayaan terhadap Basri.
"Saat ini kedua pelaku berada di Polsek Tanete Riattang untuk menjalani proses penyidikan," ujar A. Asdar.
"Sementara korban telah dilakukan Visum Et Repertum guna kepentingan penyidikan," pungkas Kapolsek.
Penulis : Mul
Editor : Moel
Dikirim dari Yahoo Mail untuk iPhone